Hub bearing pada Mitsubishi Triton berperan penting menjaga putaran roda tetap halus dan stabil. Saat komponen ini mulai aus atau rusak, Kamu bisa merasakan gejala seperti bunyi dengung, getaran di setir, hingga roda terasa berat saat melaju.
Karena fungsinya krusial, banyak pemilik Triton ingin tahu biaya ganti hub bearing Triton, mulai dari harga part, ongkos pasang, sampai cara menekan pengeluaran tanpa mengorbankan keamanan. Artikel ini akan membantu Kamu memahami gambaran biayanya sekaligus memberi tips praktis agar penggantian hub bearing lebih efisien dan tepat sasaran.
Table of Contents
ToggleBerapa Biaya Ganti Hub Bearing Triton?
Biaya ganti hub bearing Mitsubishi Triton umumnya terdiri dari harga part dan ongkos pasang bengkel. Total biaya bisa berbeda tergantung jenis hub bearing (original atau OEM), tipe mobil (4×2 atau 4×4).
Hub bearing original Mitsubishi biasanya dibanderol di kisaran Rp700.000–Rp1.400.000 per roda. Harga ini lebih mahal karena kualitas material dan presisi mengikuti standar pabrikan, sehingga lebih awet untuk pemakaian jangka panjang. ADapun pilihan untuk alternatif yang lebih ekonomis, seperti:
- NAP RODA HUB BEARING LKS FOR MITSUBISHI TRITON/PAJERO: sekitar Rp769.500 per roda (hub bearing lengkap).
- Hub Roda Depan Triton (MR992374) LKS: sekitar Rp730.000 per roda.
Catatan: Harga tersebut bisa berubah tergantung toko, wilayah, dan ketersediaan stok. Produk LKS umumnya dipandang sebagai pilihan aftermarket yang kualitasnya lebih dapat diandalkan dibandingkan part tanpa merek, karena diproduksi oleh pabrik yang memenuhi standar tertentu.
Perbandingan Harga Hub Bearing Triton 4×2 vs 4×4
Secara umum, hub bearing Triton 4×4 lebih mahal dibanding 4×2. Hal ini karena konstruksinya lebih kompleks dan sering terintegrasi dengan sistem penggerak roda depan atau ABS. Selisih harga biasanya berkisar Rp200.000–Rp500.000 per roda, tergantung merek dan spesifikasi.
Ongkos pasang hub bearing Triton di bengkel umum berada di kisaran Rp200.000–Rp500.000 per roda. Biaya bisa lebih tinggi jika kondisi baut sulit dibuka atau perlu bongkar komponen tambahan.
Baca Juga: Penyakit Xpander Ultimate: Masalah Umum, Penyebab, dan Solusi Perbaikannya
Komponen Biaya Ganti Hub Bearing Triton
Berikut adalah komponen biaya untuk mengganti hub bearing Triton:
1. Biaya Part Hub Bearing
Biaya ini adalah harga hub bearing pengganti yang digunakan. Untuk Mitsubishi Triton dengan pilihan aftermarket LKS, kisaran harga part umumnya berada di Rp700.000–Rp800.000 per roda. Harga bisa berbeda tergantung toko, tipe Triton (4×2 atau 4×4), serta ketersediaan stok.
2. Biaya Jasa Bongkar-Pasang
Biaya jasa bongkar-pasang merupakan ongkos kerja bengkel untuk melepas hub bearing lama dan memasang yang baru. Rata-rata bengkel umum mematok biaya di kisaran Rp200.000–Rp500.000 per roda, tergantung tingkat kesulitan pengerjaan dan kondisi komponen di kendaraan.
3. Biaya Tambahan
Biaya kecil lain yang mungkin muncul selama penggantian:
- Grease / gemuk: pelumasan dan seal: sekitar Rp50.000–Rp100.000.
- Seal / gasket tambahan jika perlu ganti: kisaran Rp30.000–Rp100.000.
- Press bearing / alat khusus jika bengkel tidak punya fasilitas press: bisa tambah biaya layanan atau outsource press.
Kalau dijumlahkan secara garis besar, total biaya ganti hub bearing per roda biasanya berada di kisaran Rp900.000 hingga Rp1.500.000 tergantung pilihan part dan tingkat kesulitan kerja.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Hub Bearing Triton
Berikut ini penjelasan faktor-faktor yang memengaruhi biaya ganti hub bearing Mitsubishi Triton, supaya Kamu bisa memahami kenapa biaya bisa berbeda antar kasus:
1. Jenis Hub Bearing (Full Hub Assembly vs Bearing Only)
Jenis komponen yang dipakai sangat menentukan biaya part. Ada dua jenis umum, hub bearing lengkap (full hub assembly) yang sudah satu paket dengan roda hub, dan bearing only yang hanya komponennya saja.
Full hub assembly umumnya lebih mahal karena sudah termasuk housing, sedangkan bearing only lebih murah tapi pemasangannya bisa lebih rumit, biasanya biaya jasa pemasangannya pun lebih besar.
2. Kondisi Knuckle / Hub Jika Ikut Rusak
Saat hub bearing aus parah, seringkali knuckle atau bagian hub lain ikut rusak. Jika komponen ini harus diganti atau diperbaiki, biaya akan bertambah signifikan karena selain part hub bearing, Kamu juga perlu biaya tambahan untuk part knuckle dan ongkos kerja ekstra.
3. Apakah Mobil Pernah Dipakai Off-Road
Pemakaian mobil Triton untuk off-road / medan berat biasanya membuat komponen roda termasuk hub bearing bekerja lebih keras. Akibatnya, keausan bisa lebih cepat dan kerusakan lebih kompleks, sehingga biaya penggantian bisa lebih tinggi dibanding mobil yang hanya dipakai di jalan umum.
4. Lokasi Bengkel (Harga Jabodetabek vs Luar Kota)
Lokasi bengkel turut mempengaruhi biaya jasa. Bengkel di area Jabodetabek atau kota besar biasanya mematok tarif lebih tinggi dibanding bengkel di luar kota atau daerah karena biaya operasional yang lebih tinggi. Perbedaan tarif ini bisa mencapai ratusan ribu rupiah untuk pekerjaan yang sama.
Baca Juga: Rack Steer Xpander Bunyi? Simak Solusi dan Harga Sparepartnya
Apakah Hub Bearing Triton Harus Diganti Satu Pasang?
Pada praktiknya, penggantian hub bearing Triton tidak selalu harus dilakukan sekaligus kiri dan kanan. Keputusan ini bergantung pada kondisi komponen, usia pakai, dan cara penggunaan kendaraan. Berikut selengkapnya, agar keputusan penggantian lebih tepat dan aman:
1. Kapan Cukup Ganti Satu Sisi
Penggantian satu sisi saja masih bisa dilakukan jika kerusakan hanya terjadi pada satu roda. Biasanya ditandai dengan bunyi dengung atau getaran yang jelas berasal dari satu sisi, sementara sisi lainnya masih normal saat diperiksa. Kondisi ini umum terjadi jika usia pakai hub bearing kanan dan kiri berbeda, misalnya pernah diganti salah satu sebelumnya.
2. Kapan Wajib Ganti Keduanya
Penggantian dua sisi sekaligus disarankan jika usia hub bearing kiri dan kanan sudah sama-sama tua, atau mobil sudah menempuh jarak yang cukup tinggi. Jika satu sisi sudah rusak, sisi satunya biasanya juga sudah mulai aus.
Mengganti keduanya sekaligus bisa mencegah bongkar-pasang ulang dalam waktu dekat dan membuat performa roda lebih seimbang.
3. Pertimbangan Usia Pakai dan Keamanan
Dari sisi keamanan, hub bearing yang aus dapat memengaruhi kestabilan roda, terutama saat kecepatan tinggi atau membawa beban berat. Jika Triton sering digunakan untuk angkut muatan atau medan berat, mengganti hub bearing sepasang lebih aman dan lebih efisien dalam jangka panjang, meski biaya awal sedikit lebih besar.
Rekomendasi Hub Bearing Triton Terbaik
Untuk kebutuhan penggantian hub bearing Triton yang lebih efisien, hub bearing aftermarket dengan kualitas OEM menjadi pilihan yang paling rasional. Salah satu yang banyak direkomendasikan adalah hub bearing dari LKS. Produk LKS dikenal memiliki standar produksi world class, presisi tinggi, dan dikenal memiliki kualitas terbaik di kelasnya.
Saat memilih hub bearing Triton, pastikan tipe dan kode part sesuai dengan varian mobil (4×2 atau 4×4) serta kompatibel dengan sistem ABS bila ada. Menggunakan produk aftermarket berkualitas seperti LKS membantu menekan biaya tanpa mengorbankan keamanan dan kenyamanan berkendara.
Agar terhindar dari produk tiruan dan spesifikasi yang tidak sesuai, pembelian sebaiknya dilakukan melalui Distributor Sparepart Mobil terpercaya. Dengan pilihan produk yang tepat, penggantian hub bearing Triton bisa lebih hemat dan tetap aman untuk penggunaan jangka panjang.










