Tie Rod Xpander Bunyi? Kenali Tanda Keausan dan Cara Mengatasinya

tie-rod-xpander-bunyi

Bagikan

Mitsubishi Xpander yang mengeluarkan bunyi gluduk atau kletek dari bagian depan saat melewati jalan rusak atau berbelok bisa menjadi tanda adanya masalah pada kaki-kaki. Tie rod menjadi salah satu komponen yang perlu diperiksa karena bagian ini meneruskan gerakan sistem kemudi ke roda depan.

Meski begitu, bunyi pada Xpander tidak selalu berasal dari tie rod. Komponen seperti rack end, rack steer, ball joint, bushing arm, link stabilizer, dan shockbreaker juga dapat menimbulkan gejala serupa, sehingga pemeriksaan perlu dilakukan sebelum mengganti suku cadang. Berikut bahasannya.

Apa Fungsi Tie Rod pada Mitsubishi Xpander?

Fungsi tie rod mobil merupakan bagian dari pada sistem kemudi yang meneruskan gerakan steering ke roda depan. Komponen ini membantu roda mengikuti arah setir dengan tepat saat kendaraan dikemudikan.

Sambungan tie rod yang masih baik membuat respons kemudi tetap presisi. Jika sambungannya aus atau longgar, arah roda dapat berubah dan kontrol kemudi ikut terganggu.

6 Tanda Tie Rod Xpander Sudah Aus atau Rusak

Sebelum mengganti tie rod, kenali beberapa gejala yang dapat menunjukkan adanya keausan. Tanda-tanda berikut dapat membantu menentukan kapan sistem kemudi perlu diperiksa lebih lanjut.

1. Muncul Bunyi Kletek atau Gluduk dari Roda Depan

Bunyi kletek atau gluduk dapat muncul saat setir dibelokkan, melewati jalan rusak, melakukan manuver, atau ketika roda menerima benturan. Sambungan tie rod yang aus dapat menimbulkan suara dari bagian kaki-kaki. 

Gejala ini tidak selalu berasal dari tie rod karena link stabilizer, ball joint, dan bushing arm juga dapat menghasilkan suara serupa.

2. Setir Xpander Terasa Longgar atau Kurang Responsif

Setir yang terasa memiliki ruang kosong sebelum roda merespons dapat menandakan adanya kelonggaran pada sistem kemudi. Mobil juga bisa membutuhkan koreksi setir lebih sering saat menikung atau mempertahankan arah.

Kondisi tersebut dapat terjadi saat tie rod end atau long tie rod mulai longgar. Jika kelonggaran terasa pada sistem kemudi, rack steer juga perlu diperiksa karena perubahan respons setir berkaitan langsung dengan kontrol kendaraan.

3. Setir Bergetar Saat Mobil Melaju

Getaran pada setir dapat menjadi salah satu tanda adanya masalah pada sistem steering. Perhatikan apakah getaran muncul pada kecepatan tertentu, bertambah saat berbelok, disertai bunyi, atau terasa setelah melewati jalan rusak.

Tie rod bukan satu-satunya penyebab, karena wheel balancing, ban, hub bearing, ball joint, dan drive shaft atau CV joint juga dapat menimbulkan gejala serupa.

4. Roda atau Ban Terasa Oblak

Tie rod yang memiliki free play dapat membuat sambungan roda terasa longgar. Mekanik biasanya memeriksa kelonggaran roda sekaligus mencari titik sumber gerakan untuk memastikan bagian yang bermasalah.

Pemeriksaan arah kiri-kanan pada roda dapat membantu mengarahkan diagnosis ke sistem tie rod atau rack steer. Jika kelonggaran sudah signifikan, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel dan jangan mengandalkan mobil yang hanya bertumpu pada dongkrak tanpa pengamanan yang benar.

5. Mobil Cenderung Tidak Stabil atau Menarik ke Satu Sisi

Tie rod berhubungan langsung dengan sistem steering dan arah roda, sehingga keausannya dapat mempengaruhi presisi posisi roda. Mobil bisa terasa oleng, sulit mempertahankan jalur, atau membutuhkan koreksi kemudi lebih sering.

Gejala tersebut tidak selalu disebabkan oleh tie rod. Tekanan ban, spooring, ball joint, lower arm, bushing, dan shockbreaker juga perlu diperiksa untuk menemukan sumber masalahnya.

6. Ban Aus Tidak Merata

Tie rod dan rack end berkaitan dengan pengaturan arah. Saat sambungannya longgar, alignment dapat berubah sehingga permukaan ban bagian dalam atau luar mengalami keausan yang tidak merata.

Jika posisi roda kembali berubah setelah spooring, periksa kemungkinan adanya komponen steering yang masih oblak. Spooring tidak dapat memperbaiki tie rod atau rack end yang sudah aus sehingga komponen bermasalah perlu diperbaiki sebelum alignment dilakukan.

Baca Juga: Penyakit Xpander Ultimate: Masalah Umum, Penyebab, dan Solusi Perbaikannya

banner-cta

Penyebab Tie Rod Xpander Bunyi

Bunyi pada area kaki-kaki Xpander dapat berasal dari beberapa kondisi. Pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan sumber suara sebelum menentukan komponen yang harus diganti. 

Berikut ini adalah beberapa penyebabnya: 

  • Long tie rod aus atau oblak: Bunyi dapat muncul saat roda melewati lubang dan setir terasa kurang stabil.
  • Outer tie rod aus: Bunyi dapat terdengar saat setir digerakkan ke kanan dan kiri, disertai celah pada respon setir.
  • Rack steer bermasalah: Jika tie rod sudah diganti namun bunyi masih muncul, masalah dapat berasal dari bushing atau mekanisme rack steer.
  • Boot tie rod robek: Debu dan air dapat masuk ke dalam sambungan sehingga grease berkurang dan ball joint tie rod lebih cepat aus.
  • Benturan jalan rusak atau lubang: Berkendara terlalu cepat di jalan rusak dapat mempercepat keausan tie rod.
  • Komponen kaki-kaki lain: Bushing lower arm, ball joint, link stabilizer, karet stabilizer, dan support shockbreaker juga dapat menimbulkan bunyi yang mirip. Link stabilizer dan karetnya bahkan dapat berbunyi saat mobil berbelok.

Apa Dampaknya Jika Tie Rod Xpander yang Aus Tidak Segera Diganti?

Tie rod yang aus dapat mempengaruhi sistem kemudi dan kondisi roda secara bertahap. Mengenali dampaknya membantu pemilik Xpander menentukan kapan kendaraan perlu segera diperiksa.

1. Kemudi Menjadi Kurang Presisi

Tie rod yang longgar dapat membuat setir terasa lebih bebas dari biasanya. Respons roda ikut berubah sehingga pengalaman berkendara menjadi kurang nyaman dan presisi.

2. Ban Lebih Cepat Aus

Kelonggaran pada tie rod dapat mengubah alignment roda. Kondisi ini membuat ban lebih cepat aus dan biaya perbaikan dapat bertambah karena pemilik perlu mengganti ban lebih awal.

3. Keausan Bisa Merambat ke Sistem Steering

Tie rod yang bermasalah dapat membuat rack end dan komponen steering lain menerima beban tambahan. Kerusakan kecil yang dibiarkan berisiko berkembang menjadi masalah yang membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.

4. Risiko terhadap Keamanan Berkendara

Kelonggaran tie rod yang sudah parah dapat menurunkan kontrol terhadap arah roda. Jika setir terasa sangat oblak atau kendaraan sulit dikendalikan, hindari memaksakan berkendara dan segera lakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Rack Steer Xpander Bunyi? Simak Solusi dan Harga Sparepartnya

Kapan Tie Rod Xpander Harus Diganti?

Penggantian tie rod sebaiknya dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi komponen. Beberapa kondisi berikut dapat menjadi pertimbangan untuk mengganti tie rod:

  • Joint memiliki free play berlebihan.
  • Tie rod end sudah aus.
  • Dust boot rusak dan joint sudah mengalami keausan.
  • Setir tidak lagi responsif akibat kelonggaran.
  • Alignment tidak dapat dipertahankan karena komponen oblak.
  • Teknisi memastikan sumber bunyi berasal dari tie rod.

Berapa Biaya Perbaikan Tie Rod Xpander Bunyi?

Berdasarkan panduan perawatan Mitra Abadi Autoparts, estimasi penggantian tie rod Mitsubishi Xpander yang bunyi atau aus berkisar Rp270.000 per set serta biaya jasa pasang dan spooring Rp300.000- 800.000 di bengkel.

Biaya dapat berbeda jika kerusakan ternyata melibatkan rack steer atau beberapa komponen kaki-kaki sekaligus. Pemeriksaan terlebih dahulu membantu menentukan total biaya perbaikan yang diperlukan.

Tips Memilih Tie Rod Xpander Berkualitas

Pemilihan tie rod tidak sebaiknya hanya berdasarkan harga paling murah. Pastikan part memiliki spesifikasi yang sesuai agar dapat bekerja presisi dengan sistem steering Xpander.

  • Pastikan aplikasi sesuai tipe dan tahun kendaraan.
  • Periksa presisi ukuran dan kualitas joint.
  • Perhatikan material yang digunakan.
  • Pastikan dust boot memiliki kualitas baik dan mampu melindungi joint dari kotoran.
  • Pilih produk dengan standar manufaktur yang jelas.
  • Perhatikan garansi produk.
  • Bedakan produk genuine/OE dengan aftermarket replacement.
Tie Rod End LKS
Jual Tie Rod End LKS kualitas setara OES, bersertifikasi IATF 16949 & presisi tinggi. Kuat dan tahan lama. Pesan sekarang!

Tie Rod atau Rack End Xpander Bunyi? Cek Sparepart LKS

Jika Mitsubishi Xpander mulai mengeluarkan bunyi dari kaki-kaki, setir terasa longgar, atau kestabilan berubah, lakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Pastikan sumber masalah berasal dari Tie Rod End, Rack End, Rack Steer, atau komponen kaki-kaki lainnya sebelum mengganti part.

Mitra Abadi Autoparts merupakan distributor sparepart mobil yang menyediakan berbagai  kebutuhan sistem steering dan kaki-kaki, seperti tie rod end, steering rack, ball joint, dan komponen lainnya. Produk tersebut dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan perawatan kendaraan sesuai aplikasinya.

Dengan pilihan sparepart yang tepat, LKS Autoparts menghadirkan jaminan sparepart setara OEM berkualitas, world class, kualitas terbaik di kelasnya. Pastikan kebutuhan part Anda sesuai dengan spesifikasi kendaraan untuk mendukung sistem steering yang presisi, nyaman, dan stabil.