Berapa Biaya Ganti Hub Bearing Sirion? Ini Penjelasan Lengkapnya

hub-bearing-sirion

Bagikan

Hub bearing Sirion adalah salah satu komponen vital pada sistem roda yang sering luput dari perhatian pemilik mobil. Padahal, peran bearing roda ini sangat krusial karena berhubungan langsung dengan kenyamanan, kestabilan, dan keselamatan saat berkendara.

Pada Daihatsu Sirion, baik tipe lama maupun Sirion terbaru, kondisi hub bearing yang prima bikin putaran roda lebih halus, minim getaran, dan suara tetap senyap.

Masalahnya, banyak pemilik kendaraan baru sadar hub bearing rusak setelah muncul bunyi dengung, setir terasa bergetar, atau ban aus tidak merata. Kalau dibiarkan, wheel hub atau wheel bearing kit for Daihatsu Sirion yang sudah damaged bisa merembet ke komponen lain dan bikin biaya servis makin mahal.

Di artikel ini, LKS Autoparts akan membahas lengkap seputar hub bearing Sirion, mulai dari fungsi, ciri kerusakan, penyebab, umur pakai, sampai estimasi biaya ganti hub bearing Sirion terbaru Desember 2025.

Ciri-Ciri Hub Bearing Sirion Rusak

Kerusakan hub bearing Daihatsu Sirion biasanya muncul secara bertahap. Awalnya terasa sepele, tapi lama-kelamaan bisa mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan keselamatan berkendara. Supaya kamu bisa lebih cepat mendeteksi masalah pada bearing roda, berikut ciri-ciri yang paling sering terjadi.

1. Muncul Bunyi Dengung Saat Mobil Melaju

Tanda paling umum dari hub bearing Sirion rusak adalah munculnya bunyi dengung atau gemuruh dari arah roda. Suara ini biasanya terdengar jelas saat mobil melaju di kecepatan menengah hingga tinggi, dan akan semakin keras seiring bertambahnya kecepatan.

Bunyi tersebut berasal dari bearing roda yang sudah aus sehingga putaran wheel tidak lagi mulus. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mempercepat kerusakan wheel hub secara keseluruhan.

2. Getaran Pada Stir Saat Kecepatan Tertentu

Selain bunyi, hub bearing yang bermasalah juga bisa menimbulkan getaran pada setir. Getaran ini umumnya terasa di kecepatan tertentu dan semakin parah saat mobil dipacu lebih kencang.

Pada Sirion terbaru, gejala ini sering disalah artikan sebagai masalah balancing ban atau kaki-kaki. Padahal, penyebabnya bisa berasal dari bearing Sirion yang sudah tidak presisi.

3. Mobil Cenderung Melenceng ke Satu Sisi

Ciri lain yang patut diwaspadai adalah mobil terasa melenceng ke kiri atau ke kanan, meskipun setir berada di posisi lurus. Hal ini terjadi karena hub bearing yang rusak membuat putaran roda menjadi tidak seimbang.

Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini bisa memengaruhi komponen rear maupun depan, serta mempercepat keausan pada spare part lain di sistem roda.

4. Ban Aus Tidak Merata

Bearing roda belakang Daihatsu Sirion atau depan yang sudah bermasalah juga dapat menyebabkan ban aus secara tidak merata. Permukaan ban terlihat cepat habis di satu sisi, padahal tekanan angin sudah sesuai standar.

Masalah ini sering muncul pada kendaraan yang tetap dipaksa jalan meski hub bearing sudah menunjukkan tanda-tanda damaged.

5. ABS Error (Jika Terintegrasi dengan Sensor)

Pada beberapa varian Daihatsu Sirion, hub bearing sudah terintegrasi dengan sensor ABS. Jika bearing rusak atau sensor terganggu, indikator ABS bisa menyala di dashboard.

Ini jadi sinyal serius karena sistem pengereman tidak bekerja optimal. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya segera lakukan pengecekan dan order hub bearing pengganti dengan quality terjamin.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Penyakit Umum Daihatsu Xenia dan Solusi Perbaikannya

Penyebab Hub Bearing Sirion Cepat Rusak

Selain faktor umur pakai, ada beberapa kebiasaan dan kondisi jalan yang membuat hub bearing Sirion lebih cepat mengalami kerusakan. Memahami penyebabnya bisa membantu kamu mencegah kerusakan berulang setelah ganti bearing roda baru.

1. Jalan Rusak dan Benturan Lubang Jalan

Sering melintasi jalan berlubang, polisi tidur tinggi, atau permukaan jalan rusak menjadi penyebab utama bearing Sirion cepat aus. Benturan keras pada roda membuat wheel hub menerima tekanan berlebih sehingga struktur bearing menjadi longgar atau tidak presisi.

Jika kondisi ini terus berulang, hub bearing bisa mengalami damaged lebih cepat meskipun usia pakainya belum habis.

2. Pemasangan Ban atau Velg Tidak Sesuai Spec

Ukuran ban dan velg yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan dapat membebani bearing roda secara berlebihan. Velg yang terlalu besar atau offset tidak tepat membuat distribusi beban pada hub menjadi tidak seimbang.

Akibatnya, bearing roda belakang Sirion terbaru maupun depan bekerja lebih keras dan lebih cepat rusak, terutama pada penggunaan harian di dalam kota.

3. Seal Karet Robek Sehingga Grease Berkurang

Hub bearing dilengkapi seal karet yang berfungsi menjaga grease tetap berada di dalam dan mencegah air atau debu masuk. Jika seal robek, pelumas akan berkurang dan gesekan antar komponen meningkat.

Kondisi ini sering tidak disadari, padahal tanpa grease yang cukup, wheel bearing kit untuk Daihatsu Sirion bisa rusak dalam waktu singkat.

4. Overload Muatan dan Setir Sering Dibanting

Membawa muatan berlebih atau kebiasaan membanting setir saat parkir juga mempercepat keausan hub bearing. Beban berlebih membuat tekanan pada bearing roda meningkat drastis, baik di bagian depan maupun rear.

Dalam jangka panjang, hal ini bisa merusak spare part lain di sistem kaki-kaki kendaraan.

5. Umur Pakai Bearing yang Sudah Habis

Setiap bearing memiliki umur pakai. Pada kondisi normal, bearing kit untuk Daihatsu Sirion akan aus secara alami seiring pemakaian dan jarak tempuh.

Jika mobil kamu sudah berusia cukup lama atau kilometer tinggi, wajar jika hub bearing Sirion perlu diganti, apalagi jika belum pernah dilakukan penggantian sama sekali.

Berapa Umur Pakai Hub Bearing Sirion?

Umur pakai hub bearing Sirion sering jadi pertanyaan pemilik Daihatsu Sirion, terutama saat mobil mulai muncul bunyi dengung atau getaran halus dari roda. Secara umum, usia bearing roda memang dipengaruhi oleh jarak tempuh, kondisi jalan, dan cara penggunaan kendaraan sehari-hari.

Rata-rata Umur Pakai Hub Bearing Sirion (80.000 – 120.000 km)

Dalam kondisi pemakaian normal, hub bearing Daihatsu Sirion biasanya memiliki umur pakai di kisaran 80.000 hingga 120.000 km. Angka ini berlaku baik untuk bearing roda depan maupun bearing roda belakang Sirion terbaru, asalkan mobil dirawat dengan baik dan digunakan di jalan yang relatif mulus.

Namun, pada kondisi jalan perkotaan yang sering macet, berlubang, atau banjir, umur pakai wheel hub bisa lebih pendek dari angka tersebut.

Faktor yang Memperpendek Lifespan Bearing

Beberapa faktor berikut terbukti membuat hub bearing lebih cepat aus sebelum waktunya:

  • Kondisi jalan buruk: Jalan rusak dan sering menghantam lubang membuat bearing roda bekerja ekstra keras.
  • Penggunaan ban dan velg tidak standar: Ukuran ban atau velg di luar spesifikasi pabrikan meningkatkan beban pada hub.
  • Kurangnya pelumasan (grease): Seal rusak atau kualitas spare part yang rendah membuat grease cepat habis.
  • Gaya berkendara agresif: Sering membanting setir, menikung tajam, atau membawa muatan berlebih mempercepat keausan bearing.
  • Kualitas bearing yang digunakan: Penggunaan bearing KW atau kualitas rendah membuat umur pakai jauh lebih singkat dibanding original atau OEM dengan standar material yang baik.

Karena itu, memilih hub bearing Sirion dengan quality terjamin jadi langkah penting agar kamu tidak bolak-balik ganti spare parts dan biaya servis bisa lebih hemat dalam jangka panjang.

 Baca Juga: Keluhan Daihatsu Sigra: Penyebab, Biaya Perbaikan, dan Solusi Lengkap

Rekomendasi Hub Bearing Sirion yang Tahan Lama

Memilih hub bearing Sirion tidak bisa asal murah. Komponen ini bekerja terus menerus menopang beban kendaraan dan menjaga putaran roda tetap stabil. Salah pilih bearing roda, risikonya bukan cuma bunyi dengung, tapi juga bisa merembet ke wheel hub, ban, hingga sistem pengereman.

Supaya kamu tidak salah pilih, berikut hal-hal penting yang perlu diperhatikan.

Perbedaan Hub Bearing Original vs OEM vs KW

Sebelum membeli, kamu perlu tahu perbedaan tiga jenis hub bearing yang umum beredar di pasaran:

  • Original: Bearing original biasanya dijual dengan merek resmi pabrikan. Kualitasnya sangat baik, presisi tinggi, dan umur pakai panjang. Namun, harga part original relatif paling mahal.
  • OEM (Original Equipment Manufacturer): OEM diproduksi oleh pabrikan yang juga memasok ke brand mobil, tapi dijual tanpa label resmi. Dari segi material dan quality, OEM hampir setara original, dengan harga yang lebih terjangkau. Ini jadi pilihan favorit banyak bengkel.
  • KW / Aftermarket kualitas rendah: Harganya memang murah, tapi standar material dan ketahanannya sering tidak konsisten. Umur pakai bearing Sirion jenis ini biasanya jauh lebih pendek dan berisiko cepat rusak.

Standar Material dan Ketahanan

Hub bearing Daihatsu Sirion yang bagus umumnya menggunakan baja berkualitas tinggi, proses heat treatment presisi, dan seal karet yang rapat. Kombinasi ini membuat grease tetap terjaga dan putaran wheel tetap halus meskipun dipakai harian.

Produk dengan standar material rendah biasanya terasa lebih kasar saat diputar dan lebih rentan terhadap panas serta air, terutama pada bearing roda belakang Sirion terbaru.

Tips Memilih Brand Hub Bearing Terbaik untuk Sirion

Agar tidak salah beli, kamu bisa pakai tips berikut saat memilih hub bearing:

  • Pilih brand dengan reputasi jelas dan konsisten di produk automotive
  • Pastikan spesifikasi sesuai untuk Daihatsu Sirion, baik depan maupun rear
  • Hindari harga yang terlalu murah di bawah pasaran
  • Cek ketersediaan produk dan listing di seller terpercaya
  • Utamakan brand yang mudah dicari jika butuh penggantian ulang

Untuk pilihan aman dan tahan lama, banyak bengkel merekomendasikan hub bearing brand LKS. Produk dari Mitra Abadi Autoparts (LKS Autoparts) dikenal memiliki quality stabil, material kuat, dan cocok untuk pemakaian harian maupun jarak jauh.

Kamu bisa langsung cek spesifikasi dan review lengkap bearing di halaman produk ini: Hub Bearing LKS.

Estimasi Biaya Ganti Hub Bearing Sirion

Mengetahui estimasi biaya ganti hub bearing Sirion penting supaya kamu bisa menyiapkan budget sejak awal dan tidak kaget saat servis di bengkel. Biaya penggantian sendiri terdiri dari harga part hub bearing dan biaya jasa pasang, yang bisa berbeda tergantung jenis bearing dan lokasi bengkel.

Harga Part Hub Bearing Sirion (Original & OEM)

Untuk Daihatsu Sirion, harga bearing roda di pasaran cukup bervariasi, tergantung kualitas dan brand yang dipilih:

  • Hub bearing original: Kisaran harga relatif paling tinggi karena membawa label resmi pabrikan, sekitar Rp900.000 – Rp1.300.000 / pcs.
  • Hub bearing OEM berkualitas: Lebih terjangkau dibanding original sekitar Rp450.000 – Rp750.000 / pcs, dengan standar material dan ketahanan yang hampir setara. Ini menjadi pilihan paling banyak dicari karena seimbang antara harga dan umur pakai.
  • Aftermarket / KW: Harga paling murah sekitar Rp200.000 – Rp350.000 / pcs, tapi umur pakai cenderung singkat dan berisiko cepat rusak.

Untuk opsi hemat dan aman, hub bearing brand LKS dari Mitra Abadi Autoparts banyak dipilih bengkel karena kualitasnya stabil dan harga kompetitif. 

Biaya Jasa Pasang di Bengkel

Biaya jasa pasang hub bearing Sirion umumnya Rp150.000 – Rp300.000 per roda tergantung posisi bearing (depan atau rear) serta tingkat kesulitan pengerjaan. Rata-rata bengkel mematok biaya jasa yang masih terjangkau, terutama jika tidak ada komponen lain yang ikut rusak.

Beberapa bengkel kaki-kaki juga sudah termasuk pengecekan balancing dan kondisi wheel saat proses pemasangan.

Total Perkiraan Biaya Ganti Hub Bearing Sirion

Berikut gambaran total biayanya:

  • Pakai hub bearing OEM / LKS: Rp600.000 – Rp1.000.000 per roda (part + jasa)
  • Pakai hub bearing original: Rp1.050.000 – Rp1.600.000 per roda

Jika dijumlahkan antara harga part dan biaya jasa, total biaya ganti hub bearing Daihatsu Sirion masih tergolong wajar untuk perawatan kendaraan harian. Dengan memilih bearing roda yang tepat sejak awal, kamu bisa menghindari penggantian berulang dan biaya tambahan di kemudian hari.

Lebih baik sedikit lebih mahal di awal untuk spare part berkualitas, daripada sering ganti bearing murah yang cepat rusak.

Kesimpulan

Hub bearing Sirion adalah komponen penting yang berperan besar dalam kenyamanan, kestabilan, dan keselamatan berkendara.

Saat bearing roda Daihatsu Sirion mulai rusak, gejalanya bisa berupa bunyi dengung, getaran setir, mobil melenceng, hingga ban aus tidak merata. Jika dibiarkan, kerusakan ini berpotensi merembet ke wheel hub, sistem rem, bahkan ABS.

Secara umum, umur pakai hub bearing Sirion berada di kisaran 80.000–120.000 km, tergantung kondisi jalan, gaya berkendara, dan kualitas spare part yang digunakan. Karena itu, pemilihan bearing yang tepat menjadi kunci agar kamu tidak bolak-balik ganti part dan biaya perawatan tetap terkendali.

Dari sisi biaya, estimasi harga ganti hub bearing Sirion masih tergolong wajar. Dengan memilih hub bearing OEM berkualitas, total biaya (part + jasa) berada di kisaran Rp600.000 – Rp1.000.000 per roda, jauh lebih efisien dibanding harus sering mengganti bearing murah yang cepat rusak.

Untuk solusi aman dan tahan lama, hub bearing brand LKS dari Mitra Abadi Autoparts layak jadi pilihan. Produk ini banyak digunakan bengkel karena:

  • Material kuat dan presisi
  • Cocok untuk bearing roda depan maupun bearing roda belakang Sirion terbaru
  • Harga kompetitif dengan kualitas stabil
  • Ketersediaan produk lengkap dan mudah di-order

Kamu bisa langsung cek daftar harga bearing, spesifikasi, dan review lengkap hub bearing catalog website ini dengan ketik “hub bearing” dan nama brand atau spesifikasi (jika ada) di kolom cari atau langsung tanya lewat Whatsapp ini.